Konsorsium LSTC, Fujifilm, dan Rapidus Rancang Sistem AI Medis 2nm: Efisiensi Energi 10x Lipat di Perangkat Tepi

industrySumber Primer

Proyek gabungan di bawah inisiatif NEDO Jepang mengintegrasikan desain akselerator AI node 2nm fabrikasi Rapidus ke perangkat pencitraan medis lokal, menghasilkan throughput pemrosesan 5 kali lebih cepat dan efisiensi daya 10 kali lebih tinggi dibandingkan kluster GPU pusat data.

tv
Redaksi tveniu
Divisi Analisis & Riset
Konsorsium LSTC, Fujifilm, dan Rapidus Rancang Sistem AI Medis 2nm: Efisiensi Energi 10x Lipat di Perangkat Tepi

Konsorsium teknologi Jepang yang melibatkan Leading-edge Semiconductor Technology Center (LSTC), Fujifilm Corporation, Universitas Hokkaido, GE HealthCare Japan, dan imec Belgia secara resmi mengumumkan proyek bersama pengembangan sistem pemrosesan citra medis berbasis akselerator AI 2 nanometer pada Rabu, 21 Oktober 2026. Proyek riset strategis ini terpilih di bawah program pengembangan teknologi semikonduktor pasca-5G yang didanai oleh New Energy and Industrial Technology Development Organization (NEDO).

Inisiatif ini dirancang untuk menjawab dilema komputasi klinis modern: kebutuhan inferensi model visi skala besar yang kian melonjak dihadapkan pada keterbatasan daya listrik fasilitas rumah sakit serta latensi jaringan transmisi cloud terpusat.

Desentralisasi Inferensi Berat ke Silikon 2nm GAAFET Lokal

Selama ini, pemrosesan citra diagnostik volumetrik kompleks—seperti rekonstruksi computed tomography (CT) resolusi ultra-tinggi, segmentasi lesi ultrasonografi real-time, dan augmentasi endoskopi presisi—sangat bergantung pada transmisi data mentah berukuran gigabita ke server pusat data cloud berbasis kluster GPU server berdaya ratusan watt. Ketergantungan ini menimbulkan latensi transmisi jaringan yang fluktuatif, biaya bandwidth tinggi, serta risiko kepatuhan privasi data medis sensitif.

Arsitektur baru yang dirancang LSTC memanfaatkan transistor Gate-All-Around (GAA) node 2nm dari lini fabrikasi foundry Rapidus di Chitose, Hokkaido. Dengan memindahkan mesin inferensi konvolusional dan modul transformer berkecepatan tinggi langsung ke dalam perangkat medis kompak beramplop daya termal di bawah 15 watt, sistem ini memangkas latensi inferensi end-to-end hingga di bawah 10 milidetik, meningkatkan throughput pemrosesan citra sedikitnya 5 kali lipat, serta menghemat konsumsi energi lebih dari 10 kali lipat dibanding GPU komersial konvensional.

Poin Kunci & Temuan
  • Implementasi chip akselerator inferensi AI node 2nm berbasis transistor GAAFET fabrikasi Rapidus
  • Peningkatan kecepatan pemrosesan rekonstruksi citra klinis sedikitnya 5 kali lipat dibanding kluster GPU server
  • Efisiensi konsumsi daya listrik lebih dari 10 kali lipat dengan amplop termal perangkat tepi di bawah 15 watt
  • Eliminasi ketergantungan transmisi cloud terpusat untuk menjamin kedaulatan data dan kepatuhan privasi medis lokal

Sinergi Algoritma Diagnostik dan Rekayasa Mikroarsitektur Silikon

Dalam pembagian peran konsorsium, Fujifilm bertindak sebagai pengembang tumpukan perangkat lunak AI klinis dan algoritma rekonstruksi citra resolusi tinggi, sementara Universitas Hokkaido memimpin validasi matematis model inferensi dan evaluasi diagnostik. LSTC mengorkestrasi desain mikroarsitektur silikon bersama kemitraan riset teknologi dasar imec untuk memetakan beban komputasi tensor medis ke blok silikon khusus secara deterministik.

“Masa depan kecerdasan buatan klinis tidak berada di pusat data terpusat berjarak ratusan mil, melainkan tepat di samping meja operasi dan ruang pemeriksaan pasien. Akselerator 2nm memungkinkan dokter menerima rekonstruksi diagnostik berpresisi sub-milimeter secara seketika tanpa hambatan latensi jaringan.”

Pernyataan Resmi Konsorsium LSTC dan Divisi Riset Sistem Medis Fujifilm

Keberhasilan proyek ini menjadi tonggak penting bagi pembuktian komersial ekosistem manufaktur semikonduktor Rapidus di Hokkaido. Dengan menargetkan sektor medis bernilai tinggi sebagai kasus uji awal, konsorsium Jepang menegaskan strategi vertikalnya dalam merebut kepemimpinan komputasi tepi berbasis silikon generasi terdepan.

Rujukan & Sumber Primer

  1. NEDO Official Project Selection Notice: Advanced Semiconductor Technologies for Post-5G Information Systems
  2. Fujifilm Holdings Corporate Release: Development of Next-Generation Edge-AI Medical Imaging System with LSTC and Rapidus
  3. Leading-edge Semiconductor Technology Center (LSTC) 2nm Architecture Roadmap Bulletin