Nscale dan Anthropic Nego Kontrak Komputasi Kedua Senilai US$45 Miliar di Kampus Monarch
Penyedia neocloud Nscale tengah menegosiasikan kesepakatan komputasi AI kedua senilai ~US$45 miliar dengan Anthropic untuk fasilitas 460 MW berdaya chip Nvidia Vera Rubin di West Virginia, berpotensi menopang target valuasi IPO di tengah mundurnya Microsoft.

Penyedia infrastruktur cloud GPU asal Inggris, Nscale, dilaporkan tengah berada dalam tahap negosiasi lanjutan dengan Anthropic untuk menyepakati kontrak sewa komputasi AI kedua dengan nilai fantastis: sekitar US$45 miliar (setara Rp720 triliun). Kabar ini muncul di tengah momentum krusial persiapan penawaran umum saham perdana (IPO) Nscale di Bursa Efek New York (NYSE: NSCL).
Berdasarkan laporan Bloomberg dan konfirmasi sumber Reuters, kesepakatan baru ini mencakup penyewaan kapasitas komputasi di Gedung 2 kampus pusat data Monarch milik Nscale di West Virginia, Amerika Serikat. Fasilitas tersebut diproyeksikan menyediakan daya listrik komputasi masif sebesar 460 megawatt (MW) yang ditenagai oleh klaster chip akselerator generasi terbaru Nvidia, Vera Rubin NVL72.
Kontrak Susulan & Hak Penolakan Pertama Gedung Ketiga
Negosiasi ini merupakan kelanjutan dari kemitraan komputasi yang telah terjalin pada Agustus lalu, di mana Anthropic telah menandatangani kontrak sewa jangka panjang senilai US$44,6 miliar untuk kapasitas komputasi di Gedung 1 kampus Monarch. Selain Gedung 2 yang kini sedang dibicarakan, Anthropic juga memegang hak penolakan pertama (right of first refusal) atas kemungkinan pembangunan Gedung 3 di lokasi yang sama.
Menariknya, kampus pusat data Monarch awalnya dipersiapkan untuk Microsoft melalui surat niat (letter of intent) pada Maret 2026. Namun, setelah Microsoft membatalkan rencana ekspansi tersebut menyusul penundaan konstruksi, Anthropic bergerak agresif mengambil alih seluruh kapasitas daya listrik yang tersedia untuk mengamankan infrastruktur pelatihan model frontier masa depannya.
Penyelamat Valuasi IPO US$30 Miliar vs. Risiko Konsentrasi Ekstrem
Bagi manajemen Nscale, kesepakatan senilai US$45 miliar ini merupakan amunisi strategis yang sangat krusial. Sebelumnya, sekelompok investor institusional sempat menekan target valuasi IPO Nscale agar dipangkas dari US$30–35 miliar turun ke kisaran US$16–19 miliar menyusul pembatalan sewa Microsoft di Essex dan keterlambatan konstruksi di Narvik, Norwegia.
Jika kontrak kedua dengan Anthropic ini resmi diteken sebelum penetapan harga IPO, total nilai kontrak terkunci (backlog) Nscale akan melonjak drastis dan memberikan alasan kuat bagi penjamin emisi untuk mempertahankan target valuasi US$30 miliar. Namun, langkah ini membawa pedang bermata dua: ketergantungan Nscale pada satu klien tunggal (Anthropic) akan menjadi semakin ekstrem, di mana lebih dari 85% proyeksi pendapatan masa depan bertumpu pada kesehatan finansial satu entitas lab AI.
Hambatan Eksekusi Fisik: Menghadirkan 460 Megawatt Daya Tepat Waktu
Tantangan terbesar yang wajib diwaspadai investor adalah kesenjangan antara penandatanganan kontrak di atas kertas dan penyelesaian teknik sipil di lapangan. Menghidupkan daya komputasi 460 MW membutuhkan ketersediaan gardu transmisi tegangan tinggi, pasokan trafo industri yang langka, serta sistem pendinginan cair tertutup berkapasitas raksasa.
- Nscale dalam tahap pembicaraan akhir untuk kontrak komputasi AI kedua senilai ~US$45 miliar dengan Anthropic
- Melibatkan Gedung 2 di kampus pusat data Monarch (West Virginia) dengan kapasitas daya 460 MW
- Ditenagai oleh rak silikon generasi mendatang Nvidia Vera Rubin NVL72
- Anthropic telah memiliki kontrak US$44,6 miliar untuk Gedung 1 dan memegang hak preferensi untuk Gedung 3
- Berpotensi memperkuat target valuasi IPO Nscale (~US$30 miliar) setelah tekanan pasar dan mundurnya Microsoft
- Risiko utama: konsentrasi pendapatan yang luar biasa tinggi pada Anthropic dan tantangan eksekusi gardu listrik 460 MW
“Kontrak senilai US$45 miliar membuktikan bahwa rasa lapar Anthropic akan komputasi frontier tidak mengenal batas menjelang IPO-nya. Bagi Nscale, ini adalah validasi komersial masif, tetapi juga meningkatkan taruhan eksekusi teknik sipil mereka ke tingkat tertinggi.”
Nscale dan Anthropic saat ini menolak memberikan komentar resmi. Pelaku pasar modal kini memantau pembaruan dokumen prospektus amandemen S-1 Nscale di SEC untuk melihat apakah negosiasi ini berhasil dituangkan ke dalam perjanjian definitif yang mengikat secara hukum.
Rujukan & Sumber Primer
Artikel Terkait & Analisis Lanjutan
Investor Tekan Valuasi IPO Nscale ke US$16–19 Miliar di Tengah Keterlambatan Pusat Data
Calon investor institusional mendorong pemangkasan target valuasi IPO penyedia cloud GPU Nscale dari US$30–35 miliar menjadi US$16–19 miliar, menyusul keterlambatan fasilitas Narvik di Norwegia, mundurnya Microsoft dari proyek Essex, serta rugi bersih US$1,02 miliar.
Anthropic Sisihkan 5% Saham (~US$48 Miliar) ke Public Benefit Fund Jelang IPO
Anthropic membentuk Anthropic Public Benefit Fund dengan suntikan awal 5% ekuitas perusahaan serta mekanisme penambahan 2% setiap kenaikan valuasi 50%, mengunci sekitar 20% total saham untuk kepentingan publik dan mitigasi disrupsi pasar kerja menjelang rencana IPO.
Cloudflare Rilis Clairic: Model Ekstraksi 'System One' Berbasis Nilai Tanpa Biaya Token Output
Cloudflare meluncurkan Clairic di Workers AI, kelas model ekstraksi deterministik 'System One' yang mengembalikan nilai bertipe langsung dalam satu forward pass tanpa latensi generasi token dan mematok harga $0,10 per juta token input tanpa biaya output.